Dari dulu diam-diam aku sedikit naksir padanya. “Ah Rin.. Bokep Montok awwh.. Kubuka pintunya dan di tepi kolam kulihat Om Robert yang sedang berdiri dan mengeringkan tubuh dengan handuk.“Ooh..” pekikku dalam hati demi melihat tubuh atletisnya terutama bulu-bulu dadanya yang lebat, dan tonjolan di antara kedua pahanya. Om Robert duduk di sebelahku dan kami sama-sama masih terengah-engah setelah pertempuran yang seru tadi.“Sini Om..! “Ahh.., Om.. He..he..he.. Sambil menunggu Om Robert menuangkan air dingin ke gelas, aku pindah duduk ke atas meja di tengah-tengah dapurnya yang luas karena tidak ada bangku di dapurnya. Tante Mella mana Om..?” ujarku basa-basi. “Air putih aja Om, biar awet muda.” jawabku asal.




















