Sekilas wajah Lia di bayanganku. Bokep Montok Tolol sekali dan lebih tolol lagi aku sekarang mabuk? Ia tertegun. Kukecilkan lampu sampai redup lalu kududukan ia di sofa. “Aaasshh.. “Aeerrhh aahh sshh,” Aya mulai membuka lebar-lebar pahanya. uuh.. Ah ada rasa terkhianati memenuhi kerongkonganku. Kukeluarkan semua spermaku di dalam liang kewanitaannya. Kualihkan lidahku ke arah belakang telinganya. “Aasshh.. Tenggorokanku terasa di amplas. Sekilas wajah Lia di bayanganku. Tak ada perasaan dendam lagi. Kuayunkan kepalaku berkali-kali. sshh..” kubekap mulutnya dengan bibirku agar suaranya tidak terdengar. Tanganya mulai menggapai sandaran sofa di atasnya. Kuayunkan kepalaku berkali-kali. hangat sekali. Huh! Lalu kurasakan tanganya semakin keras mencengkeram di pantatku.




















