Buktinya ibu menikmati sentuhan-sentuhanku..” ucapnya yang membuatku sedikit terdiam.“Sama sekali tidak, aku..” ucapkan belum selesai.“Sudah bu.. Ouggh udah jangan.. Bokep Arab Jangannnnn…” ucapku dengan suara yang serak-serak akibat menahan cairan di tenggorokan yang kering.Denny tak menggubris ucapanku bahkan setelah ia berhasil meloloskan payudara kiriku kini ia juga sudah berhasil meloloskan yang kanan dan memainkan serta memlintir kedua puting payudaraku.Berada di posisi ini nampaknya, ledakan bom waktu sudah berada pada detik terakhir. Aku bergegas masuk dan menemukan anakku sudah tertidur, di samping penjaganya yang terlihat lelah juga.“Aduh maaf mbak saya harus ada kerjaan dadakan.”“Ia gpp bu, udah dari tadi sih tidurnya, capek mungkin seharian mainan air di kolam.” ucap penjaganya sembari menunjuk kolam buatan dari karet yang berada














