Oohhs…” begitu terus erangnya sambil membeliak-beliak. Pak Minnh.. Plong rasa dadaku demi akhirnya menemukan identitas sang pelaku pria. Karmin. “Yyaahh.. Mr. Aku ingin mengintip kegiatan isteriku di kamar spesial kami. Malah boleh dikata sudah tidak pernah lagi menggauli isteriku sendiri. Juuggaa.. Lalu lintas tidak macet karena ini hari Minggu. Mungkin kejadian tadi telah berulang kali berlangsung selama aku tidak di rumah. Rekorku pernah sampai 3 bulan baru pulang. Berdebar jantungku. “Ehhmm.. Diam saja. Marah. Karmin. “Ehhss.. Oohh..” Aku menyaksikkan tubuh isteriku terhentak-hentak naik turun akibat sodokan-sodokan yang bertenaga itu. Persis sama seperti tadi hanya saja sekarang kelihatannya memek isteriku yang dijadikan sasaran. Dipegangi kepalaku dan ditekan-tekannya sesuai keinginannya. Celanaku masih padat mnggembung tak terkira.




















