Maka tidak heran Daissy ketika datang ke rumahnya dan menyatakan maksudnya, langsung Emir bertanya,“Imbalannya apa? Ditelentangkannya Daissy di tempat tidur, lalu ia naik ke atasnya dan mulai memasukkan batang kerasnya ke dalam kemaluan Daissy. Mulai digenggamnya batang keras Bambang di tangannya lalu dikocok-kocoknya lembut.“Dicium dong,” kata Bambang meminta.Seperti kerbau yang dicucuk hidungnya Daissy mulai mengecup-ngecup kemaluan Bambang. Apapun yang akan terjadi biarlah terjadi sekarang, demikian katanya ia memutuskan pada saat itu. Dibukanya ikat pinggang celana Bambang, lalu kancing atas dan ruitslijtingnya. Seperti terhipnotis semua kendali kesadaran dirinya sirna. Apapun yang akan terjadi biarlah terjadi sekarang, demikian katanya ia memutuskan pada saat itu. Barangkali karena malu, lama sekali ia di kamar mandi.




















