Sambil berpakaian, dia ngomong ke saya.“Hehehe. Kepalanya hampir botak, rambutnya tipis beruban, kumis dan jenggotnya jarang-jarang. Bokep Barat Duh, yang saya lakukan ini salah nggak ya? Dari anunya Juragan. Saya ingat dulu saya tidak senyum buat beliau waktu pertama kali beliau tiduri saya. Sumpah, saya nggak tahu ada apa gerangan. Sudah malam, dan saya baru saja menari buat beberapa orang supir truk pengangkut sayur yang habis bongkar muatan. Saya juga jadi tahu bahwa dulu, sewaktu muda dan masih tinggal di kampungnya, Juragan pernah kepincut seorang penari juga. Kalau saja nggak ketutupan bedak, mungkin sudah kelihatan muka saya berubah merah seperti cabe.Juragan ketawa, badannya yang gendut itu sampai terguncang-guncang.


















