Namun tanpa kusangka-sangka bapak-bapak di depanku membuka lebar pahaku, dan yang satunya menarik rokku naik, aku berteriak sedikit.Lalu aku mengetuk mikrolet tanda aku ingin turun. Bokep STW Bukannya aku mencoba menutupi tubuhku tapi malah aku pasang posisi menggoda dan pura-pura tertidur. Namun tidak lama Evan berdiri dan menggendongku memandikanku lagi. Evan hanya terdiam kebingungan.Akhirnya kami sampai di sebuah rumah besar banget dibilangan Cilandak, ga jauh dari Chitos. Evan meremasnya lagi, kini aku pura-pura agak tersadar. “Thx ya da..” katanya sambil mengelus-elus kepalaku.Aku membalikkan badan dan merapatkan tubuhku, Evan memelukku. Aku menoleh ke belakang, rupanya Evan dalam mobil Jazznya
waktu itu Jazz baru saja keluar, wah pokoknya mewah banget, ia memberikan isyarat untuk turun dan naik mobilnya, memang waktu
















