Alangkah nikmat dan bahagianya perasaanku malam itu. Bokep Barat Sudah lama kucari alamatmu dan ingin bertemu denganmu, tapi baru kali ini aku sempat. Sayang nasib yang memisahkan kita sehingga kita tidak berjodoh. “Yah betul, dan saya sendiri. Masih ingatkah peristiwa 20 tahun yang lalu ketika kita belajar bersama di rumahku, lalu kita..” belum ia sempat selesai mengingatkanku, aku tiba-tiba mengingatnya peristiwa yang dimaksud. Hingga akhirnya seorang lelaki seusiamu melamarku lalu aku terima menjadi suamiku. “Saya ada di Wisma Mariana kamar no.7 kutunggu sekarang, ada sesuatu yang penting saya bicarakan dengan kamu dan..” jawabnya, lalu saya tutup telepon sebelum ia selesaikan bicaranya.Setelah aku duduk kembali meneruskan makan di depan istriku, nampaknya istriku sudah tidak sabar lagi ingin mengetahui




















