Sembari menunggu kedatangan Bu Sonia aku-pun segera mandi, selesai mandi aku-pun berdandan seganteng dan sewangi mungkin. Sebelum kami masuk kepantai kami-pun mencari makan dulu.Hari itu kami-pun makan disebuah warung lamongan pinggir jalan, kami makan dngan lahapnya karena ternyata kami sama-sama lapar. Crutttttttttttt…. Ketika sedang asik-asiknya mengobrol tiba-tiba saja mata Sonia kemasukan pasir,“ Aduh duh duh, ” ucapnya sembari memegani matanya.“ Kenapa kamu Son, kamu kelilipan pasir yah, sini biar aku tiupin ???, ” tanyaku.Wah ini dia kesempatan mesumku,“ Iya Nih, ” ucapnya sembari masih memegangi matanya.Saat itu Sonia membuka matanya lebar-;ebar dengan tanganya, kemudian aku-pun memegang kepalanya dan mulai meniup matanya,“ Huftttttttt… Huftttttttt… Huftttttttt…, ” tiupku.“ bagaimana udah ilang belum Sonia, ???, ” tanyaku.“ Belum












