PING!…Tanpa hasrat wanita itu membuka BBM yang ternyata menampilkan pesan dari Rivan.“Besok pukul 12 aku tunggu di lab kimia, ”Jemari kiri Reyna erat menggenggam tangan suaminya yang tengah pulas tertidur, sementara tangan kanannya menulis pesan dengan gemetar. Aku tidak ingin suamiku datang dan mendapati dirimu masih disini,” pinta Reyna setelah Rivan sudah mengenakan kembali seluruh pakaiannya.“Masih belum puas?.. Rivan bangkit mencabut batangnya lalu mengangkangi wajah guru cantik itu. Rivan bangkit mencabut batangnya lalu mengangkangi wajah guru cantik itu. Tidak ingin merasakan sensasi bagaimana sperma lelaki lain menghambur dirahim mu?”
Plaaak..Reyna kembali menampar wajah Rivan untuk yang kesekian kalinya, tapi kali ini jauh lebih keras. Iya tidak apa-apa, Mas kerja saja yang tenang,”Setelah mengucap salam, sambungan telpon




















