Saat itu merupakan liburan TK-SD dan anaknya sedang berlibur di rumah sepupunya yang seumur dengan dia.Aku dan Bu Via sebenarnya memang sudah cukup akrab. Maka tangankulah yang melakukannya. Di jurusanku sebelum masuk ke skripsi, seorang mahasiswa harus mengambil tugas akhir mengerjakan sebuah desain. Bu Via sudah bercerai dari suaminya. Aku serasa diterbangkan ke awan pada ketinggian tak terukur. Namanya Bu Via. Saat itu Bu Via masuk. Segera aku menyambar aroma wangi dari tubuhnya hingga membuat jantungku berdetak tidak seperti biasanya. Maka dari luar celana dalamnya, kunikmati lekuk bukit dan danau yang ada di situ dengan lidah, bibir dan kadang-kadang jari-jem,,,, Bu Via adalah pembimbingku untuk tugas tersebut.




















