Kamu juga enak banget!” Jawabku sambil mencubit manja hidungnya yang mancung.Karena hari sudah malam, kamipun beranjak tidur. Kedua tanganku memeluknya dari belakang, Istriku memegang tanganku dan mengarahkan tanganku ke payudaranya untuk diremas-remas.Kini posisi kami menungging namun agak sedikit duduk, aku dapat merasakan betapa nikmat mengentotnya dalam posisi seperti ini. Tingginya 167m, berat 61kg, pantatnya begitu besar dan bulat sempurna walaupun sudah melahirkan anak.Pinggangnya sangat amat ramping dengan perut yang rata, bulu kemaluannya hitam lebat namun tercukur rapi, tiada bulu ketiak, kulitnya sangat lembut disetiap sudut maupun belahannya walau tidak begitu putih tapi seluruh badannya sangatlah mulus tanpa goresan luka sedikitpun. “Makasih ya kang, akang memang suami hebat ..”.“Iya dik, sama-sama..














