“Ohh.. Mas ga kemana-mana kok” kembali kupeluk tubuh Anna dan kami mandi bersama. iya Mas.. Sambil terus ku jelajahi dengan bibir dan lidahku perlahan aku mulai kembali menarik celana dalam itu, kali ini Anna mengangkat pantatnya dan terlepaslah pertahanan terakhir Anna. “Kalau Anna pengen tahu yang sebenarnya, kemarin Mas Rey ngomong sama Anna hal yang sebenarnya” dengan sikap serius aku mulai melontarkan kata-kata. kelluar..”. “Ya.. Sesaat lamanya kami saling berpandangan dengan begitu dekat, saling meminta pengertian satu sama lain.Walaupun mau meledak rasanya, aku tak ingin merenggut sesuatu yang aku inginkan dari Milla dengan paksa. lebih nikmat kan?” Anna menjawab pekataanku dengan desahan yang semakin memburu.




















