Kenyataan itu ia ketahui ketika ia dan tantenya berbelanja di suatu toko di pusat kotaBandung yang bernama BIP. Memang keluarganya bisa dikatakan mapan untuk ukuran orang-orang yang ada di kampung itu. Pada saat itu Diah menggunakan daster yang sangat tipis dan di atas paha sehingga celana dalam berwarna putih dan BH juga yang warna putih terlihat dengan jelas. “Tante, saya mau ke paviliun belakang untuk mencari udara segar.” Melihat Nanang yang sangat tegang itu Tante Rani hanya tersenyum, dalam pikirannya sebentar lagi kamu akan tunduk padaku dan akan meminta untuk tidur denganku.Sebelum sampai ke paviliun belakang Nanang jalan-jalan dulu di pinggiran kolam lalu ia duduk sambil melihat kolam di depannya.




















