Sedang tangan Yuli dilingkarkan ke belakang, di punggungku.Gerakan Yuli tambah liar, sampai konti ane sering lepas dari bongkahan pantatnya. Sejak semalam ia kebayang-bayang aku. Kantorku memang sering kedatangan customer para seniman yang minta dibuatkan leaflet, poster, buku pameran dan sebagainya. “ougggggghh Goddddd enakkkk bangetsssss” rupanya dia sudah pertama.Abis itu dia lemas, dengan tetap membelakangiku, kupeluk tubuhnya, kedua tanganku memegang toketnya. Kami berpelukan erat, saling merasakan detak jantung yang merasakan kedamaian dan keindahan. Terus mulutnya naik ke atas, menjilat-jilat kepala konti, terus konti ku dimasukin ke mulutnya pelan-pelan… dan tangannya meremas-remas buah pelerku. Standar di kantor, kalo ada customer mau kontak, maka kita yang harus menelponnya, dan waktu itu aku lagi ngga ada gawean, langsung aja


















