Mesikipun kaget, Cia tetap membiarkan perbuatan tibor, sebab terbukti terasa sangat nikmat. Dengan cara perlahan Tibor merenggangkan pelukannya sambil membuka kancing baju Cia mulai dari bawah dengan memakai tangan kanannya. Kata tibor, Cia menjawab: jangan takut bang, ada Dewi di situ untuk menjaga apabila ada orang yang bakal keluar alias masuk dari pintu itu. Cia meminta Tibor untuk menghentikan lakukanannya seraya mendorong badan Tibor sambil menutup kedua payudaranya dengan baju tanpa terkancing. Diusapnya pinggang Cia sambil mengatakan: jangan marah dong, aku kan kangen banget sama kalian cia. tangan kiri Tibor berusaha naik ke tahap bawah bh cia. Payudara Cia diputar putar dengan keras tahap kanan dan kiri dan sesekali menggenggam dan meremas pantat Cia dengan
















