Karena ingin melihat paha itu lebih utuh, kuangkat kaki kanannya lebih tinggi lagi sambil mengecup bab dalam lututnya. Sebelah kaki menekuk dan terbuka lebar di atas kursi, dan yang sebelah lagi menjuntai ke karpet.“Suka Jhony?”“Hmm.. Bila kedua lututnya rapat kembali, lirikanku berpindah ke betisnya. Hmm..!” jawabku bergumam sambil memindahkan ciuman ke betis dan lutut kirinya.Lalu kuraih pergelangan kaki kanannya, dan meletakkan telapaknya di pundakku. Kaki itu kini diangkat dan tertekuk di kursinya. Tak peduli dengan etika, dengan norma-norma bercinta, dengan sakral dalam percintaan. Mungkin dikarenakan telah menduduki jabatan yang cukup tinggi dalam usia yang relatif muda, kepercayaan dirinya pun cukup tinggi untuk menyuruh seseorang melakukan apa yang diinginkannya.Mbak Lia selalu berpakaian formal.














