Aku hanya memejamkan mata ketika aku merasakan kontol lain menerobos dinding vaginaku. Setelah aku selesai menyisir rambutku, aku segera keluar secepat mungkin dari kamar mandi itu sebelum si Donny menyuruhku berbuat yang macam macam.Aku pun segera mencari dompet dan kunci mobilku ketika Rei memegang tanganku dan menyuruhku minum pregnancy pil. Tak lama kemudian, ronde ke dua berakhir dengan melayangnya rok ku. Ketika aku sedang mencari cari liquor kesukaanku, Hp ku pun berbunyi lagi. Aku pun hanya tersenyum sambil menegak habis sperma itu. “Nih kalo loe mau ngentot, mending loe sekarang emut kontol gue sampe gue keluar” tantangnya
“Ada tamu Rei” kataku sambil kebingungan. Aku pun menjerit menahan sakit yang luar biasa itu.




















