Setelah berpamitan padaqu, aqu meneruskan memasak, hari ini kubuatkan masakan spesial untuk
bapak, semua bahan telah tersedia di dalem kulkas yg kubeli hari Jumat kemarin di pasar. Pada saat lidah bapak menyentuh dan mempermainkan duburku, aqu tersentak dan sedikit
mengangkat kakiku, kurasakan kegelian bercampur dgn kenikmatan, aqu mendesah, kelaminku
basah dan lengket, sehingga tangan kiriku tak sadar meraba daging bulat kecil yg mengeras di tengah
kelaminku sembari mengosok-gosok dan menekannya, secara naluri bagian itu yg kurasakan dapat
memberi kenikmatan yg tiada terkira.Tak lama berselang aqu berasa ingin pipis lagi. Aqu tercenung kulihat ke bawah, sprei tempat tidurku ternoda merah darah
perawanku. kemudian bapak menyuruhku
membuatkan teh hangat untuknya. Setelah aqu selesai disabuni, bapak menyuruhku menyabuninya, dgn rasa taqut-taqut kusabuni
punggung sampai kakinya, pada




















