“Shhh…. Enak bener paaaakk….” Desah Citra keenakan begitu penis besar pak Utet kembali bersarang di vaginanya. Entah kenapa, Citra mendadak suka sekali melihat muka polos pria-pria yang ada didekatnya ketika melihat dirinya berbuat nakal.Seperti muka Pak Utet ketika takut kepergok tadi di kamar mandi, atau muka bengong suami tercintanya saat ini. Jangan lama-lama, ntar kamu telat ngantor loh…”
“Iya sayaa… aaannggghhh….” Jerit Citra kencang dari dalam kamar mandi lagi
“Sayaaang… Kamu beneran nggak kenapa-napa dek?”
“I… Iya maaasss… ”Kok kayaknya keenakan gitu…?”
“Pupnya keras… Hhhhggg…” balasnya Citra lagi sambil pura-pura mengejan, padahal jika Marwan tahu, Citra saat itu sedang meraung-raung merasakan kenikmatan sodokan batang penis dari pria lain.“Aku udah nggak tahan lagi pak…ayo terus nyodoknya…” Bisik Citra pelan.




















