Aku pun akhirnya hanya bisa pasrah menerima nasib sambil menangis. Dan tangannya mengocok vaginaku. Namun tangisku tak bisa menghentikan tindakan ayahku yang semakin bernafsu.Ayah Nina mohon jangan.Tanpa ku sadari rupanya BH dan CD yang aku pakai sudah melayang entah kemana. ayah bertanya padaku.Aku jawab saja tanpa berpikir panjang Nina mau Yah.. Serasa tubuh ini benar-benar hancur.Ayah masih saja menggenjot tubuhku dengan gaya doggy style. Namun, aku sudah terhanyut dalam permainan nafsu ini.Ayah kembali mencabut penisnya dari vaginaku dan membalikkan badanku telentang. Namun, entah sejak kapan ayah melepas bajunya. Aku bertanya-tanya sendiri apakah gerangan yang terjadi. Tanpa banyak bicara sgera ayah melumat vaginaku. Dasterku berhasil ayah lepaskan. Entah kapan ayah akan berhenti aku hanya bisa merintih


















