Siska cuma bisa memandangku yang sedang hebat memompanya sambil melenguh-lenguh kecil. Siska mengerti, dia melebarkan pahanya. Selesai acara sekitar jam 21.30, satu persatu tamu undangan pulang, tinggallah aku dan genk Andre, oh iya ditambah Siska teman SMP Melly. Tiba-tiba Siska menarik badanku keatas untuk menjajarinya. Aku tahu sebenarnya dari dulu Melly suka padaku, tapi aku gak pernah merespon dia. Aku bangkit dan memiringkan tubuhnya. Aku sangat kelelahan, dan tubuhku ambruk memeluk Melly. Vagina yang tadi sempit aku rasa sudah agak melebar, atau karena cairan vaginanya sudah terlalu banyak ? Penisku yang memang sudah tegang dari tadi mencapai ukuran terbesarnya, dan entah beberapa kali aku menelan ludahku.Sesampainya diruang tengah aku kaget luar biasa.




















