Tapi aku kan udah bilang Cie Sian mau kemari..”, Ciecie itu tersenyum ramah, “Ciecie kamu umur berapa?”, “18..”, jawabnya.Dia tersenyum, “Mmh ya bolehlah.. Ciecie akan kasi liat kemampuan ini mobil supaya bisa bilang-bilang sama Papa, ya?”Dan seorang pria muda berdasi yang berdiri tidak jauh dari kami tersenyum lebar mendengar ucapannya itu sambil mengacungkan ibu jari. Bokep Mom siapa dulu yang jualan” katanya tersenyum sambil menepuk dada.Dan saat itulah aku mulai memperhatikan baju kausnya ketatnya yang menonjolkan buah dadanya yang lumayan besar.. “Aih.. Dan di stand itulah saat itu aku tersadar sudah terpisah sendirian dari temen-temenku.. Ia sedikit melenguh dan terduduk di kursi.. Wah, kalau sampe sebegitu-begitunya, ini pasti beneran tempat tinggalnya..




















