Pak Rojak kuajak makan.Kami duduk berhadap hadapan, ia pandangngi terus mataku. Masih terbayang olehku saat, pria itu jatuh dan memanggil manggil aku untuk berhenti, namun aku tancap gas. Bokep Sub Indo Dalam rumah itu hanya ada dipan beralaskan tikar dan sebuah bantal. Sejak saat itu aku slalu diantar Pak Rojak kemana aku pergi, baik kekantor atau belanja. Dengan minta duit sekitar 10 juta dari tabunganku aku, minta dia keluar. Dan pagi jika ia datang untuk mengantarku rasa itu jadi senang dan seperti kasmaran. Lalu tiba2 saja ia lingkarkan tangannya di bahuku. Alangkah kagetnya aku, soalnya itu adalah orang yang aku tabrak tempo hari. jawabku. Kalau pikiranku sehat saat itu, aku berpikir apa istimewanya Pak Rojak?




















