Kulitnya putih bersih, dan wajahnya meskipun sudah mulai ada kerut di sana-sini, tapi masih jelas menampakkan sisa-sisa kecantikannya.“Eh, ngapain kamu ngliatin tante kayak gitu. Jav sub Setelah itu Tante Ani terkulai, merebahkan kepalanya di dadaku sambil memeluk pundakku.“Terima kasih Dik…,” bisiknya lirih diteruskan kecupan ke bibirku.Sejak kejadian itu, aku mengalami syok. “Apa yang terjadi dengan keluarga tante jika semuanya tahu!”“Tante memang salah, tante yang membuat kamu jadi begitu,” kata Tante Ani, kali ini agak lirih sambil menahan tangisnya. Setelah sampai di sebuah komplek pertokoan Tante Ani melambatkan mobilnya sambil melihat-lihat mungkin mencari tempat parkir yang kosong. Rasa takut dan bersalah mulai menghantui aku. anu.. ,” panggil Tante Ani yang melihat aku berdiri memandangi tiap jengkal tubuhnya.




















