Mama kirain kenapa? Jav sub “Maaas, mama lemes sekali”, kata mama dengan suara yang hampir tidak terdengar dengan nafasnya yang masih tersengal-sengal. saaaayang?”, tambahnya lagi. Aku jadi kasihan melihat wajah mama selalu menyeringai seperti kesakitan. “Atau kamu sudah jadi laki-laki yang enggak normal barangkali ya, Sayang?”, lanjut Mama. Aku jadi kasihan melihat wajah mama selalu menyeringai seperti kesakitan. Hangat rasanya. pelaaan sayyy…aang, saaa…kiiitt, mama sudah lama enggak pernah lagi”, kudengar bisik mama didekat telingaku. “Asal ini semua juga buat saya ya Maaah.”, sahutku sambil kuremas memek mama dan kueluskan jariku dibelahan memek mama yang masih terasa basah oleh air maniku. “Sudah bangun saayaaang.”, katanya dengan suara lembut.“Terus maaah, enaaaaakk”, kataku dan kembali mamaku mengulum kontolku sehingga terlihat




















