Kumpulan Ibu-ibu Jepang Tua Yang Menggoda, Volume 2

Apa yang ingin mereka lakukan? Dia menjual, bukan mengemis. Adakah yang lebih tabah dari aku? “Terima kasih banyak, Pak. Aku kini mulai bingung. Anak laki-laki yang berjualan itu malah tersenyum. Aku langsung ingin mengutuk diri. Malam itu tidak hujan tapi bau aspal basah karena hujan tadi sore masih menguar. Aku tidak mempermasalahkan orang-orang yang sering berjalan dengan lagak, atau orang yang kadang singgah mengencingiku, atau ketika aku jadi bahan lelucon karena sebuah mobil milik pejabat menabrakku. “Beli ini, Pak, beli ini, Bu,” kata anak laki-laki itu. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. Anak laki-laki itu mengangguk saja. “Sudah dapat banyak?”
“Belum. “Woi!” teriak salah satu anak dari gerombolan itu dengan kasar.

Kumpulan Ibu-ibu Jepang Tua Yang Menggoda, Volume 2

Related videos