Sekalii lagii penampiilan Miranda membuat Putra melongo… Miranda malam tersebut tampak seksii dgn babydoll transparan, rambut tergeraii, make-up tebal namun menariik… dan dia menunggu Putra dgn penampiilan sepertii tersebut di depan piintu rumah!“Mas Putramm….” Miranda menyambut swaminya dgn ciiuman mesra, lalu dia langsung menariik Putra ke dalem rumah. Sebetulnya dia kesal, tetapi Kriis memang benar. Lu sepertinya sebentar lagii kadaluarsa niih?” Kriis berkomentar menghiina.“Bangke,” Nabila balas memakii.“Perex,” hardik Kriis,“Sekarang lu diem. Makanya dia enggak heran menonton Miranda bukannya membersiihkan muka untuk persiiapan tiidur, malah memulaskan liipstiik tiipiis saja di biibiirnya.“Pastii kamu mau ditraktiir perempuan di sana… IIya kan?” kata Miranda seraya beranjak darii meja riias, lalu menghampiirii swaminya di tempat tiidur.Putra tersenyum menonton isterinya, perempuan




















