Waduh.. Yang akan ditengok Pak Padma yang sore tadi berangkat? “Kau cantik sekali Nyai, secantik bidadari..”, balaskuBadanku kurebahkan di samping badan Nyai, memeluk Nyai yang tidur telentang. Tetapi gerakanku membungkuk terganjal burungku yang keras dan sakit waktu tertekuk. Terus.. Ya ampun.. Nyai”
“Tolong kerokin ibu sebentar ya..”Pucuk dicinta, ulam tiba, burung dahaga, apem menganga.., hatiku berjingkrak bukan main.“Sebentar Bu, saya ganti pakaian dulu”Kamar-kamar yang dipakai kost letaknya di belakang rumah utama, dipisahkan oleh satu kebun kecil. Secara legendaris, wanita sunda sangat rajin memelihara wajah dan tubuhnya. Waduh.. Tapi rupanya Nyai merespons. Aku diam, Nyai juga demikian. menirukan burung yang bercumbu. Aku takut kalau nanti terlambat masuk ke vagina, maninya tersembur lagi keluar.




















