“beb,…bangun ih nggak ngantor kamu?” tanya Susi sambil menjepit hidungku. Sambil memegang sekaleng minuman dingin, perlahan kutempatkan tubuhku tepat disampingnya. Bokep Rusia “aku kan dah bilang,….” ujarku
“hahaha…asik…asik” bukanya marah, Susi justru tertawa kegirangan,
Ku kenakan lagi celanaku dan segera mengambil handuk di lemari untuk membersihkan spermaku di wajah Susi
“ketelen gak?” tanyaku
“dikit..” jawab Susi sambil tersenyum. Perasaan ku tdk menentu, sudah lama sekali sejak aku duduk di bangku SMA baru sekarang lagi ada cewek yg begitu dekat denganku seperti ini. “entar baru nyambung lagi..yah” pintaku
“iya, tapi jangan lama-lama” jawab Susi,
Susi hanya terbaring di tempat tidur, kututupi tubuhnya dengan selimut. Hanya bisa tertawa, kami berdua tertawa sejadi-jadinya melihat perbuatan kami tadi. “jadi bibir lo juga udah nggak perawan nih?” candaku.




















