Untunglah malam itu sudah sepi aku tiba di kamarku setelah berjingkat-jingkat dengan penuh was-was kalau-kalau ada orang yang menemukanku berjalan di koridor tanpa busana. Film Porno Semakin lama wajahnya semakin dekat mungkin hanya tinggal beberapa senti saja, hembusan napasnya semakin terasa di pori-pori selangkanganku,“eh, ta…tapi Ibu ja..ja..jangan marah ya? Mbak pake taksi aja jadi ga usah repot-repot!” katanya.“Ehh…iya…iya Mbak saya tunggu!” kataku.“Oke, Dhe see you tommorow ya, dadah!” katanya menutup pembicaraan.Aku menaruh gagang itu pada telepon dan berbalik menatap marah pada Pak Budi, hatiku panas sampai tidak tahu harus ngomong apa lagi. Dah lama gak ketemu ya!” sapa suara di seberang sana.Penelepon itu adalah Mbak Reni, adik perempuan Mas Roy, seorang janda tanpa anak berusia 28 tahun.




















