Terkejutlah Cinta ketika melihat seorang laki-laki yang berdiri diluar lift. Bokep Montok “Kan Om masih nyetir, kalo nabrak gimana?”. “Iya nih, Feli juga lagi sibuk bimbingan terus”.“Gitu deh Om, soalnya pembimbing Cinta agak sedikit killer orangnya”. “Sebutin saja harganya…”.“Cinta gak mau nerima uang Om”. “Udah lama nunggu? Tubuhnya yang sedikit berisi justru membuat karakter kebapakannya terlihat jelas. Dengan demikian kemungkinan laki-laki paruh baya itu akan ilfilterhadap dirinya. saat itu terjadi diantara mereka ada yang melempar senyuman, ada pula yang langsung tertunduk malu. Cinta memandangi Rido sampai laki-laki itu menghilang di tangga. Terdengar desah nafas panjang sebelum laki-laki itu melanjutkan kata-katanya. Tak mungkin Om Ridwan mendapatkan nomor ini dari Felisia. “Boleh ya Om?”.Gadis cantik itu melemparkan senyuman, walaupun




















