Ha-ha-ha-ha..” ujar salah seorang montir cantik yang belakangan kuketahui bernama Gita sambil tersenyum genit.Aku kaget bukan kepalang. Matanya merem melek merasakan kedahsyatan penis ajaibku.Permainanku diimbangi dengan usahaku untuk mengulum puting payudaranya yang besar dan kenyal. Pelan tapi pasti rabaan dan remasannya itu membuatku menggelinjang hebat. Memang penisku tergolong besar dibandingkan ukuran rata-rata penis orang Indonesia, panjang 24 cm dan diameter 8 cm.Kedua cewek montir itu sekarang bergantian menjilati, mengocok dan mengulum penisku seperti orang kelaparan. Sementara itu keluarga Paman akhirnya pulang kembali ke Malang dengan naik angkutan umum yang lewat di sana.Mobil yang dipaksa didorong itu akhirnya sampai juga di depan bengkel.




















