mmhh.., aku cinta kamu, Voon..” kubisikkan lembut kata-kata cinta gombal di telinganya sementara tanganku meraba-raba putingnya yang mengeras dan mengacung itu dengan lembut dan penuh perasaan tanpa menghentikan gerakan pantatku yang maju-mundur di vaginanya dengan penis besar dan kerasku yang lembut dan perlahan-lahan.“Ohh Sayang.. Bokep Colmek belum juga dikarunai anak, segala macam udah aku coba.. ah.. uh.. Emhh.. Tapi ada syaratnya..,” jawabnya.“Apa dong syaratnya..?” tanyaku penasaran.“Gampang saja.., aku ingin punya anak, aku ingin kamu membantu aku agar aku hamil..!”“Oke deh.. Aku merasa bahwa Ivone mulai basah dan terasa ada kenikmatan mengalir di sela pahaku. Aku melihat Ivone meringis menahan sakit, aku berhenti dan bertanya.“Sakit ya..?”Ivone tidak menjawab, hanya memejamkan matanya sambil menggigit bibirnya.Aku menggoyang perlahan dan, “Bleess..”




















