Saaanti.. kita baca bareng yuk..” Kataku sambil menggoda Santi.Namun dia menarik tanganku “Sudaah aaah.. Saaanti.. sekai lagi ya sayang…eeeeggghhh…” Aku menciumnya dengan mesra pada bibirnya yang terlihat begitu seksi, tubuhnya basah oleh keringat begitu juga dengan tubuhku namun kami berdua tidak menghiraukan hal itu dan bersiap untuk melakukan adegan selanjutnya. Santi memejamkan matanya sambil mendesah dan terus bergerak juga bagai penari ular beraksi.Semakin lama tubuhku semakin cepat bergerak, mungkin karena sudah lama aku tidak melakukan hal ini. aaaaggggghh…. maaaafff.. Tadi juga aku sempat melihat mobil yang dia pakai adalah mobil terbaru, dan aku juga sempat melihat dia menoleh ke arah santi yang masuk kedalam mobilku dengan tatapan tajamnya.Sejak saat itu aku merasa hatiku selalu di




















