Setelah berbasa-basi dan laporan selesai maka aku pamit balik kehotel untuk istirahat.Saat aku keluar dari ruang kepala cabang, aku mampir dulu keruangan bu Mita. Aguuung… Aaaaahh” Nila bergumam saat kugigit pelan putting susunyaTanganku mulai merambah kebagian memeknya dan ternyata baru kusadari kalau memeknya gak ada jembutnya dan jariku langsung mengenai klitorisnya.“Wah… jembutnya kok gak ada Nil…?” tanyaku disela-sela hisapan ketoketnya“Ooohh.. Bu…?” aku yang lagi nyeruput kopi dicangkir sedikit tersedak, untung gak tumpah“Aduh… gak usah kaget gitu Gung, ibu ngerti kalau masalah itu siih, sudah deh… nanti ibu urus bereees…ok???”“Waah… gimana yah bu… eeehhmm…!” aku masih belum bisa berbicara“Ya… udah kamu tunggu disini yah… sebentar… jangan kemana-mana!




















