Kemudian Memes duduk kembali ke sofanya, dan saat itu kembali Udin melihat sosok tubuh mulus di depannya amat mengundang birahinya sebagai laki-laki. Tidak lupa ia melafazkan mantera yang lain untuk membuat Memes lebih pasrah kepadanya. Udin pun dengan cara itu berusaha untuk mencuri pandang ke kamar Memes dengan pura-pura mengajak bermain kedua anaknya. Kemudian ia berjalan ke belakang dan sampailah ia di dapurnya. Di situ ia duduk sambl merenungan arti mimpinya. Sebagai seorang laki-laki yang telah bebas dari rasa takut, Udin tidak terlalu khawatir, sebab ia memiliki bermacam cara untuk menundukkan Memes. Sebagai laki-laki yang telah berumur 69 tahun, ia amat antusias untuk menguji seberapa kuatnya ia dalam melakukan penetrasi saat bercinta.




















