“Wah hebat. Film Porno Supaya tidak ketahuan, aku menyimpan gambar2 mesum itu dalam koperku yang kukunci. “Siap?”, kataku. Lalu dirinya mencetak kedua gambar itu sekali lagi, dan diberbagi kepadaku. Kelihatannya tidak sama dengan kupu2 sebelumnya, maka kuikuti kupu-kupu itu dan kucoba gambar. Lalu kami kerumahku dan kuberbagi klisenya, mesikipun wajib kugunting2 sebab campur dengan gambar kupu-kupu. “Iya”, jawabku. Kebetulan bajuku telah kering. Akhirnya kami meperbuat hubungan sex di rumah kecil pinggir danau itu. “Posenya bagaimana?”, dirinya duduk ditepi ranjang. Tapi dirinya suruh aku jalan bersama naik mobilnya. “Iya, tapi ada bedanya”, aku tersenyum. Tia segera mengambil kamera dan memotretku sedang bugil.




















