Untuk sesaat Bram mencoba melupakan sosok wanita tersebut.***
Kereta telah tiba di Tanah Abang, Bram harus turun karena harus transit menuju kereta yang mengarah ke Bekasi. Hidung mancung, mata bulat, pipi bagaikan bakpao hangat, dan satu yang sangat diperhatikan Bram, ya payudaranya bagaikan Gunung yang sedang ingin erupsi.“Anjing! Apa hal selanjutnya yang akan terjadi kepada Bram? Itu tangan chintya yang meraba pahanya, dia mengelus dengan lembut. Untuk sesaat Bram mencoba melupakan sosok wanita tersebut.***
Kereta telah tiba di Tanah Abang, Bram harus turun karena harus transit menuju kereta yang mengarah ke Bekasi. Kalau mau nekat, anda bisa ditendang sambil diteriakin “This is Sparta!!!!!!!”Bram orang yang sangat bisa menghibur diri, dia berfikir mungkin wanita tersebut memang belum jodohnya.




















