“Bapak…lepasin..jangan…” aku coba mengelak. Tanpa curiga, akupun langsung mengiyakan perintah Bapak. Bapak pun langsung menusukkan vaginanya dari belakang…. Tapi Bapak malah makin berani Dia mendekatkan mulutnya ke leherku..dan tiba2…
“hmmm….akkh…..bapak….geli tes Pak…”
Bapak mencium leherku…Hangat…
” Kamu suka..?”tanyanya. Yang pasti…setiap hari, kami selalu bisa oral seks. “hm…..Bapak…sshhh…”aku cuma bisa mendesah. dan Bapak semakin dalam mengocok2 penisnya dalam vaginaku.. Kami sarapan berdua diruangan itu, berhadap2an.Sambil berbincang2 ringan mengenai pekerjaan. Aku juga sangat mencintai seks. Aku isap, aku kulum dengan penuh nafsu…sambil sesekali aku jilat batang penis Bapak.. Karena sering diluar kantor berdua, sebagai lelaki dewasa, mungkin Bapak tertarik dengan tubuh montok dan kulit halusku.Pernah suatu kali aku menangkap mata Bapak sedang mengintip susuku dari sela seragam kantor yg kupakai.Tapi




















