Tapi dia menolak karena ternyata (baru aku tahu) dia belum mahir mengoperasikannya. Dan akhirnya tak lama dia mengerang keras samlbil menjepit kepalaku. AKu pun menghisap cairan itu dan menjilatnya sampai habis. Ternyata dia dinasehatin supaya jangan ‘bermain-main’ denganku karena aku sudah berkeluarga. Kamu guru komputer yang hebat, sayang!’ Semenjak kejadian itu kami sering mencuri-curi kesempatan ketika aku mengajarinya mengoperasikan komputer. Singkat cerita, komputer sesuai spec yang dia ingin aku kirim ke rumahnya, aku rakit dan aku nyalakan. Mungkin dia agak sedikit mengetahui perbuatan kami. Tanpa basa-basi lagi aku mulai mencium bibirnya, namun dia menolak karena takut ketahuan ibunya.












