Berjam-jam mereka bergiliran menusukkan penis mereka di vagina dan anusku. Bokep Indo ***
Tiba-tiba pintu terbuka, Alex datang bersama seseorang, pakaiannya putih, sepertinya dia seorang dokter. Sedangkan pria lain juga ada yang meraba-raba bagian vaginaku. Para pria melihat jijik ke arahku, mereka sedikit mundur karena bau muntahanku sangat menyengat. Mereka tidak mau lagi menyentuh wajahku yang kotor karena muntahanku, mereka hanya berfokus di vagina dan anusku. Kini mereka hanya mengincar vaginaku, selain menciumi bibir dan susuku. “Alex memberikan ruangan ini untukmu, sementara istirahat dulu hingga kamu benar-benar sembuh”, katanya lalu ke arah lemari dan mencarikan baju untukku. “Wajahmu terlihat pucat”, kata Alex sambil memandangiku dari arah spion tengah.”Aku demam”, jawabku ketus. Mual-mual terasa hingga aku pun muntah, “HOEKK….”,




















