Makjang Toge Susu Bulet: plot twist tak terduga, intrik meledak. Plus: hiburan mantap. Minus: logika fleksibel. Untuk penonton fun first. Klik jalan.
Dia kaget melihatnya, tapi aku yakin dia bukan kaget melihat ukuran Tongkolku yang agak sedikit besar tapi dia kaget mengenai apa yang akan kulakukan kepadanya. kebelet kawin ya?? Lalu aku melepaskan bibirku dari bibirnya, bibir kami masih bersentuhan tipis, bibir atasnya basah dan nafasku memburu.Kuperhatikan wajahnya, takut jika dia sadar tapi Tak ada reaksi yang lebih jauh darinya hanya erangan karena kesulitan bernafas mungkin karena aku mendekap tubuhnya dan menaruh wajahku terlalu dekat dengan wajahnya. I love you… I love you…”, kataku membalasnya. Aku memberanikan diri mencium rambutnya, lalu dengan berlahan turun mencium lehernya. Aaaaaah…. Matanya telah terbuka, mulutnya ternganga, nafasnya terenggah-enggah.

