Tapi kalau Tante sekitar 4 5 hari.” Wah, menunggu 4 5 hari, mana tahan ? Ya mens-nya” Aku mengerti. Luki masih sama si Tinah di tetangga. Kubukakan pintu mobilnya. Aku nurut saja. Kepala Tante nongol memberi isyarat padaku dengan mengangguk-angguk.Dengan pasti aku melangkah menuju kamarnya. Masing-masing sibuk, masing-masing merasakan nikmatnya. Tante tadi juga merasa nikmat.Kamu udah mulai pintar mengocok tadi” “Saya bisa merasakan Tante tadi belum puas” “Iya, memang wanita membutuhkan waktu yang lebih lama dibanding laki-laki. Anak dari desa kecil yang terdiri dari hanya belasan rumah yang terletak di kaki Gunung Slamet. Aku mulai mencium. “Iya Tante, ada pelajaran bebas” jawabku berbohong. Saya sungguh engga tahu” Memang aku tidak tahu.


















