Gelora Nafsu Di Layar: Episode 2 – Rayuan Mesum Yang Membakar Imajinasi

Perbendaharaanku yang satu ini cukup lumayan banyak, sisa perjalanan rasanya seperti hanya kami yang ada dikereta. Ia menggenggam dan menggosok-gosokkan jempolnya di ujung kepala kejantananku yang sudah basah menimbulkan rasa ngilu yang nikmat..dan..akhirnya..lidahnya berputar-putar disana. Dan terlelap dengan senyum terukir di bibirku.Jam 19.00 aku dikejutkan oleh dering telepon, belum lagi ‘napak bumi’ aku angkat telepon
“Hallo” jawabku dengan suara ngantuk. pleasee..”pintanya berbisiknya. lidahnya berpindah keputing dadaku, berputar-putar jalang, mengecup, menghisap dan sesekali menggigit-gigit kecil. Tanpa terasa kami tiba di stasiun Bandung tepat jam 17.00, kami naik mobil jemputan hotel sambil terus bercengkerama dengan lebih akrab lagi.Di hotel kami berpisah, kamarku dikanan lift sementara Cristine dikiri. Meskipun telah belasan tahun meninggalkan Bandung keterikatanku kepada kota kembang itu

Gelora Nafsu Di Layar: Episode 2 – Rayuan Mesum Yang Membakar Imajinasi

Related videos