“Nanti kalau obatnya habis dan masih ada keluhan, ibu bisa balik lagi”.“Terima kasih Dok”.“Sama-sama Bu, selamat sore”.Wanita muda cantik dan seksi itu berlalu. “Baiklah, kalau Ibu yang minta”. Atau karena cara membuka pakaian yang berbeda ?“Bisa dari bakteri yang ada di mangga yang Ibu makan kemarin”. Aku terrangsang lagi. Tiba2 dia memelukku erat2. ada lagi yang bisa dinikmati, goyangan pinggulnya sewaktu dia berjalan kembali ke tempat duduk. Syeni tak menjawab, malah meremasi penisku yang udah tegang. dan menjulang. Sejenak aku bimbang, kuteruskan, atau tidak. Ah ! Memegang HP berdiri agak menjauh membelakangiku, masih bugil, dan bicara agak berbisik. Ini jelas pertanyaan yang rada nakal juga.












