Chrissy Davis is the talk of the town following a very public mental breakdown and first-degree murder charge. She’s quickly alienated by her high society friends and left alone to suffer in silence as she plots her revenge. An insanity plea grants Chrissy her freedom and she gets to work on her deviant revenge plan – whipping up a batch of mind-altering diet bars tailored made to bring out the worst in her backstabbing friends. News of Chrissy’s release travels fast and the other women go wild gossiping, but they don’t expect to run into Chrissy anytime soon. When Chrissy shows up unannounced at Ali Addison’s doorstep peddling diet bars, Ali takes pity on her ex-friend and accepts some samples to distribute amongst the rest of the group. Little do they know, Chrissy tampered with the goods, sending the clique on a legendary killing spree that’ll captivate the world for years to come!
kalau mau liat, liat aja.. bisa tuh ma sebentar, ayo mah” katanya menarik tanganku masuk ke dalam kamarnya dan menutup pintu.“ duh, aduh sayang.. Dia hanya mengangguk saja sambil tersenyum dan melanjutkan aksinya menggesek-gesekkan penisnya dipermukaan vaginaku.“Ma, masukin dikit boleh yah ma… kepalanya aja kok, plissss..” pintanya memelas.“Kan tadi janjinya Cuma gesek-gesekin aja, gimana sih? Selanjutnya dia mulai menggoyangkan pinggulnya, menggesek-gesekkan penis tegangnya di belahan pantat ibu kandungnya ini yang masih tertutup kain.“sayang, kamu mulai nakal yah.. Aku terkejut bukan main, ternyata mama mengetahui aktifitasku yang satu itu.“Dan juga kalau onani di kamar mandi disiram dong sayang, masa dibiarkan gitu aja belepotan di dinding sama di lantai, kamu kelupaan yah nyiramnya?





















