Bagaimana tubuh telanjangku yang selalu ku rawat, yang dikagumi banyak pria ini, akan berakhir menjadi makan malam mereka.“Ayo Mita, kita ke ruang eksekusi lagi…” ajak Pak Jun dan teman-temannya.Aku menyahut dengan antusias, “Yuk”Akupun kembali ke ruang itu lagi. Bokep Montok Dia berharap banget aku mau dibunuh dengan suka rela untuk dijadikan santapannya. Menyeramkan. Sembeli Mita sekarang pliss….Dalam beberapa saat kemudian vaginaku sudah becek banget. Tapi pak Jun memegang kepalaku memaksaku untuk melihatnya. hihihi.. Sisa makanan yang ada di lambungku keluar semua karena aku yang tidak hentinya muntah-muntah. Aku takut setengah mati. Aku… apa aku diculik? Aku menangis tersedu-sedu karena saking takutnya dibunuh.“Tapi gak sekarang… saya tidak ingin terburu-buru, hehe…” Dia lalu bangkit, kemudian menancapkan flash disk pada




















