“Maaa…. Dia baru saja kehilangan pekerjaannya dan sama sekali tak memiliki uang sedikitpun.Pada awalnya, aku mengenal Markus hanyalah sebatas teman. Walau sedang ngobrol dengan kedua orang tua mertuaku, sempat-sempatnya Markus mengobel vagina istriku tengan jari tangannya. Markus mampu membuat istriku berubah. Bedanya, di bawah atap tempat tinggal kami sekarang, ketambahan sosok lelaki lain yang siap kapan saja memenuhi kebutuhan biologis istriku.Tentu saja, ketika mereka melakukan adegan percintaan itu, aku, untuk sementara waktu dipindahkan ke kamar tidur tamu. Karena hal itu terlihat dari lingkaran hitam yang muncul pada kedua mata mereka.“Surya, kamu sama sekali tak menghargai keberadaan kami disini….” Ucap Papa Sarah padaku.“Iya nak… Mama merasa seperti di hutan rimba mendengar Sarah berteriak-teriak kesetanan seperti itu…”



















