Wulan hanya ingat Sabtu sore tadi setelah bertanding bola volley melawan sekolah dari kecamatan tetangga, ia harus berlari-lari dalam gerimis hujan menuju rumah neneknya untuk menginap malam ini, karena rumahnya terlalu jauh dari lapangan volley.Seperti umumnya gadis desa lainnya, meskipun tidak terlalu tinggi, namun Wulan memiliki tubuh yang montok dan padat. Sekarang Mas bikin kamu hamil, sayangghh..! Wulan mau pulang!”gadis itu berusaha meronta tanpa hasil.“Jangan buat suamimu ini marah, Nduk! Aduh jangan! Sekarang Mas bikin kamu hamil, sayangghh..! Gadis itu sendiri masih telanjang bulat dengan tangan dan kaki terikat terentang lebar. Seperti dirinya sekarang, namun ia hanya sendirian dan ia sama sekali tidak berzinah.Gadis itu diperkosa berkali-kali, lalu difitnah berzinah oleh pemerkosanya sendiri.Namun siasia gadis




















